Selamat datang di Blog Rakata

Windows Phone 7.5 (Mango) : Kuda Hitam SmartPhone

19 November 20111komentar

Windows Phone 7.5 (Mango) tidak diciptakan untuk jadi underdog. Sebaliknya, inilah kuda hitam yang akan mempersengit pertarungan di pasar smartphone yang sudah panas. Apa keunggulannya?


Ternyata Mango datang ke Indonesia lebih cepat dari yang diduga.Sistem operasi tersebut menjadi populer setelah dibenamkan di line up Nokia Lumia yang diperkenalkan di ajang Nokia World 2011,London, awal November silam. Namun,ketika Nokia belum memastikan jadwal rilis Lumia secara global,justru HTC Indonesia sudah mencuri start.Mereka menjadi vendor pertama yang memboyong Mango ke Indonesia melalui HTC Radar. ”Inilah pertama kalinya Mango diluncurkan di Indonesia,” ujar Hermawan Sutanto, Central Marketing Director PT Microsoft Indonesia,dalam peluncuran HTC Radar di Marley Cafe,Jakarta,Kamis (10/11). Jika ditilik dari sejarahnya, langkah HTC ini sebenarnya tidak mengejutkan.Kolaborasi antara Microsoft-HTC sudah terjalin sejak lama.

Di Indonesia,HTC juga menjadi yang pertama memasukkan OS Windows Mobile (WinMo) 6.5 lewat HTC HD2 pada akhir 2009.Pada November 2010 HTC kembali menjadi vendor pertama yang menghadirkan OS Windows Phone 7.0 melalui handset HTC HD7 dan HTC Mozart. Windows Phone 7.0 tampil jauh lebih baik dibandingkan WinMo 6.5.Namun, ternyata itu tidak cukup membuat pasar Indonesia bereaksi.

Keduanya tenggelam dalam gegap gempita BlackBerry,iOS, dan Android. Jika dilihat sekilas pandang, tampilan antarmuka Windows Phone 7.0 tak berbeda dengan Mango.Namun, sebenarnya Microsoft membuat cukup banyak perubahan. Diklaim ada 500 fitur baru yang ditambahkan. Mango memang tidak disiapkan untuk menjadi underdog. Banyak analis yang memprediksi sistem operasi ini akan muncul sebagai kuda hitam.

Sebuah OS yang begitu powerful, hingga mampu mengoyak dominasi iOS dan Android. Sebuah OS yang begitu dinanti,hingga membuat vendor seperti Nokia, LG,Samsung, Acer,Fujitsu, Toshiba,dan bahkan ZTE tak sabar untuk mendapatkannya. Tidak heran jika kemudian Country Manager HTC Indonesia Agus Sugiharto terlihat jauh lebih optimistis ketika memperkenalkan HTC Radar yang sudah di-bundle dengan Mango.

”Inilah sistem operasi yang tahun depan bisa bertaji,” katanya. Dia merasakan kepercayaan diri yang sama saat dirinya memperkenalkan handset HTC dengan OS Android di Indonesia.” Dulu saya dihadapkan pada tembok besar,tapi perlahan tembok itu mulai runtuh.Sekarang Android sudah sangat populer.Saya rasa proses serupa akan terjadi pada Mango,”katanya.

Konsumen di Indonesia, menurut Agus,selalu memiliki keinginan mencoba sesuatu yang baru.Dengan begitu, celah pasar selalu terbuka.Hal ini diamini oleh Hermawan, yang menyebutkan ada dua faktor yang membuat Mango bisa sukses di Indonesia. Pertama, menurut Hermawan, adalah user-interface yang benar-benar fresh dan berbeda dengan iOS maupun Android.

Salah satunya adalah penggunaan live tilesuntuk menggantikan ikon aplikasi yang dipakai iOS dan Android. Live tiles merupakan aplikasi berbentuk persegi yang tampilannya interaktif alias berubah-ubah sesuai aktivitasnya. Misalnya menampilkan foto atau notifikasi.

Kedua,seperti halnya Android,Mango akan mendapat akselerasi melalui dukungan hardware dari vendor sekelas Nokia,Samsung,HTC, LG,dan lain-lainnya.”Konsumen tidak hanya melihat sebuah OS yang berbeda.Namun, mereka juga yakin karena didukung hardware yang dibuat oleh vendor besar,” ujar Hermawan.

OS Terintegrasi

Mango tidak hanya memiliki user-interface yang cantik dan smooth.OS ini dibangun dari sebuah konsep bernama integrasi.People Hub,misalnya, merupakan figur yang mengintegrasikan jejaring sosial ke dalam daftar kontak penggunanya.Konsep ini memang sudah lama ada,tapi disempurnakan oleh Mango dengan tampilan dan fungsi yang lebih baik.

Central Marketing Director PT Microsoft Indonesia Hermawan Sutanto memperlihatkan hal ini dengan menunjuk sebuah nama di daftar kontaknya.Setelah disentuh, maka akan muncul status Facebook terbaru dari temannya itu,post terakhirnya di Twitter,SMS,Linkedin,dan lain-lainnya. Integrasi lainnya adalah cloud.

Di Mango,semua aktivitas pengguna,baik melakukan pekerjaan di Word,mengedit foto, ataupun mengunduh lagu baru,dapat terhubung dengan penyimpanan data berbasis cloud sebesar 25 GB yang disebut Skydrive. Dengan Skydrive,pengguna dapat mengunggah, mengunduh, ataupun berbagai file foto,video,dan dokumen apa pun.Ini akan menjadi cara menarik dan berbeda dalam menggunakan smartphone.

Namun,bagaimana dengan dukungan aplikasi? Tidak perlu khawatir.Microsoft memiliki sebuah portal yang disebut Windows Phone Marketplace. Portal tersebut saat ini memiliki 30.000 aplikasi dan dengan 16 kategori.Windows Marketplacememang bisa digunakan di Indonesia, tapi tidak untuk saat ini.

”Kami sedang menyiapkan backbone- nya,”ujar Hermawan. Tidak hanya soal payment gateway yang disiapkan,Microsoft juga ingin agar ketika Marketplaceresmi meluncur di Indonesia,setidaknya sudah ada aplikasi buatan pengembang asal Indonesia yang bisa diunduh.”Saat ini pihak Developer dan Platform Evangelist Microsoft sedang menggamit para developer. Intinya kami ingin tunjukkan bahwa membangun aplikasi di Mango sangat gampang,” katanya.

Bagi Microsoft,ekosistem developer lokal bukan hal asing.Mereka sudah menggelar banyak event yang melibatkan pengembang lokal.Ada Imagine Cup,kompetisi teknologi untuk siswa yang dihelat rutin setiap tahun.Ada pula iMULAI(Indonesia Mulai), kompetisi inovasi bisnis berbasis TIK hasil kerja sama Microsoft Indonesia dan USAID.Selain itu,Microsoft punya Bizsparx, sebuah program yang dirancang langsung untuk wirausahawan teknologi informasi.

Dengan pengalaman ini, Microsoft akan jauh lebih mudah untuk mengenalkan platform yang sama sekali baru,juga mengajak developer untuk membuat aplikasinya di Mango.”Tahun depan kompetisi bakal ramai.Konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan,”katanya
 
Terima Kasih sudah berkunjung, semoga artikel ini bermanfaat buat Anda...
NB: Blogger sejati selalu memberikan komentar...


 
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

17 Juni 2017 19.32

6. zapplerepair pengerjaan di tempat. Zapplerepair memberikan jasa service onsite home servis pengerjaan di tempat khusus untuk kota Jakarta, Bandung dan Surabaya dengan menaikan level servis ditambah free konsultasi untuk solusi di bidang data security, Networking dan performa yang cocok untuk kebutuhan anda dan sengat terjangkau di kantong" anda (http://onsite.znotebookrepair.com)

Posting Komentar

terima kasih Anda telah memberikan komentar, dengan memberikan komentar berarti Anda sudah memasang backlink Anda.

 
Support : Cara Gampang | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Blog Rakata - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger